Loading...
MENU
About Us  
Pukat
0
0
0

Horror

Pukat

By: herihaliling

(0 Reviews)

Jalan hauling perkebunan sawit itu beku dalam hujan. Di senja kelabu, puluhan pekerja mengerumuni satu titik. Tubuh perempuan telanjang terbaring di atas tanah basah. Usianya sekitar 40 tahun. Kedua tangan terikat ke belakang. Gusti, penyidik lapangan dengan rambut panjang sebahu, berjongkok di depan jasad.
Ia menghitung luka lubang. Total 23 lubang dengan diameter sama persis yang bukan dari peluru atau tusukan. Setiap lubang ditutup isolasi tembus pandang. Dari balik plastik itu tampak warna kehitaman yang bukan darah beku.

Tanpa menunggu forensik, Gusti menggesek isolasi di luka ginjal. Jemarinya menyentuh gumpalan hitam. Tanah? Tanah humus tankos sawit dan bau fermentasi menyengat. Jarinya masuk dan mengait. Gusti merasakan sesuatu bergerak. Seekor kaki seribu menjulurkan kepala dari dalam daging, menggeliat, lalu merayap keluar melalui lubang yang sama.

Review Cerita

No ratings & reviews

Tulis Ulasan

Plot
Character
Writing Style
Grammar

Cerita Untukmu

cover
cover
cover
cover
cover
cover
cover
cover
cover
cover
cover
cover