Loading...
Logo TinLit
Read Story - Dear daughter
MENU
About Us  

salam rindu bunda dan ayah

Mungkin tak pernah terbesit dalam benakku akan jadi siapa aku? Akan bagaimana aku? Dengan siapa aku menikah? Bagaimana karirku? Karena itu semua adalah bagian dari ceritaNYA yang sudah tertulis indah di lauhul mafuzku. Kehilangan seorang IBU di saat usiaku 25th sungguh pukulan besar bagiku. Smpai kapanpun, siapapun takkan pernah siap ada di posisiku. Menjadi tulang punggung keluarga, menjdi kakak skligus anak sulung yang harus bisa diandalkan tak mudah bagiku. Jika boleh ak meminta : akupun butuh dikuatkan. 

Menikah....adalah bagian dari perjalan hidup, dengan siapa kmu mempercayakan dimu sndiri tuk di bimbing ke jalanNYA, bagaimana menyelaraskan visi misi krn pada dasarnya klian disatukan dengan pemikiran yang berbeda, sifat yang berbeda, cara pandang yang berbeda. Namun tetap pada satu tujuan..."menuju surgaNYA bersma sama". 

Ketika kehadiran buah hati menjadi pelenglap dari kebahagiaan rumah tangga itu sendiri, katakan saja aku iri. Iri pada mereka yang dengan mudahnya dikaruniai keturunan. Tpi tak sedikit juga ak mendapatkan kekuatan dari mereka yang seperjuangan denganku. Harus aku akui ak perlu ada di komunitas dengan para pejuang buah hati seperti mereka demi meyakini diri sndiri bahwa aku tak sendiri. 

Izinkan memanggilku bunda....seperti itulah cita citaku saat ini. 

Menikah dengan seseorang yang sudah berumah tangga sebelumnya, adalah pilihan yg tak mudah bagiku. Beban mental yg ada di bahuku membuatku harus berkali kali istikharah demi meyakinkan diri jln mana yg harus aku ambil. Satu hal yang ak pelajari : bahwa kegagalan bukan berarti tak ada kesempatan untuk menjadi lebih baik. Bahwa orang yang gagalpun berhak untuk tidak gagal lagi. Kemudian yang harus dipikirkan matang matang adalah bagaimana menerima masa lalunya dan menerima seorang anak yg sebelumnya sudh membuatnya menjdi seorang ayah??? Mudah???? Tidak. Pergulatan hati kecil dan logika yang tak pernah akur membuat ak naik turun belajat tentang satu kata "ikhlas". Mamahku menasehati bahwa ini adalah pilihanku, maka aku harus siap dengan segala konsekuensinya dan tanggungjwblah pada pilihan itu. Lalu temanku kembali mengingatkanku bahwa keegoisanku tdk bisa mengklaim bahwa dia hanya milikku. Lalu... bismillahhirrahmannirrahim.... ini adalah awalku mencintaimu wahai anakku karena Allah. 

Dari kejauhan aku melihat pertumbuhanmu. Rambutmu yang mulai memanjang, tubuhmu yang mulai tinggi, pipimu yang mulai mengembung, celotehmu, sgala ini itumu ku cari tahu dari siapapun itu. Aku yang slalu tersenyum padamu saat kita berpapasan, sekedar menyapamu "lagi apa sayang...", mungkin kau bertanya tanya siapa orang ini?? Siapa aku??? 

Nanti.... simpan saja dulu pertanyaanmu. Biarkan kau mengenalku pelan pelan. Jika saatnya itu tiba sekali saja, panggil aku "bunda...". 

Ketika ku dengar kau sakit,,,rasanya biar sakitmu pindah padaku saja. Yang aku inginkan kau sehat, bermain, belajar, dan dicintai banyak orang. Ingin rasanya aku berlalu ke arahmu, menuntunmu, ikut bunda saja.... bunda juga sayang kmu. Bunda juga ingin kita bersma. 

Untuk putri kecilku.... tersenyumlah sampai matahari iri melihat senyummu. Bahagialah dgn iringan doa bunda dan ayah. Kmi menunggu saat dimana langkah kecilmu berlali ke arah kami. Memeluk kami, mencintai kami seperti kami mencintaimu. Kan ku kirimkan malaikat malaikat di sekitarmu tuk menjagamu, menompangmu disaat kau susah. Bahagialah selalu sayang.... kedua tangan kami menunggu gapaian kecilmu. 

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 1
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Pertualangan Titin dan Opa
4218      1769     5     
Science Fiction
Titin, seorang gadis muda jenius yang dilarang omanya untuk mendekati hal-hal berbau sains. Larangan sang oma justru membuat rasa penasarannya memuncak. Suatu malam Titin menemukan hal tak terduga....
Sial Mulu, Ah!
491      347     2     
Short Story
Gimana rasanya jika hidupmu selalu dirundung kesialan?. Pasti buat kesel dan tidak menyenangkan. Entah emang bawaan lahir atau ada orang yang tega jampi-jampi gue sehingga gue sial mulu. Arghh...
Secangkir Kopi dan Sajak Hujan
1992      1249     6     
Short Story
"Secangkir kopi dan gerimis merayakan kesepian. Berembunlah kaca jendela, kulihat kita bertahan di dingin air mata yang sama."
D.R
619      449     0     
Short Story
Dia. Aku menyukai salah satu huruf di antaranya.
Our Perfect Times
5907      2995     9     
Inspirational
Keiza Mazaya, seorang cewek SMK yang ingin teman sebangkunya, Radhina atau Radhi kembali menjadi normal. Normal dalam artian; berhenti bolos, berhenti melawan guru dan berhenti kabur dari rumah! Hal itu ia lakukan karena melihat perubahan Radhi yang sangat drastis. Kelas satu masih baik-baik saja, kelas dua sudah berani menyembunyikan rokok di dalam tas-nya! Keiza tahu, penyebab kekacauan itu ...
Nobody is perfect
15313      3084     7     
Romance
Pada suatu hari Seekor kelinci berlari pergi ingin mencari Pangerannya. Ia tersesat, sampai akhirnya ditolong Si Rubah. Si Rubah menerima si kelinci tinggal di rumahnya dan penghuni lainnya. Si Monyet yang begitu ramah dan perhatiaan dengan si Kelinci. Lalu Si Singa yang perfeksionis, mengatur semua penghuni rumah termasuk penghuni baru, Si Kelinci. Si Rubah yang tidak bisa di tebak jalan pikira...
I N E O
7625      1947     5     
Fantasy
❝Jadi, yang nyuri first kiss gue itu... merman?❞
Story of coffe latte
245      213     0     
Romance
Bagaimana jadinya jika diantara persahabatan tumbuh cinta ?? Siapakah yang akan terpilih akankah menerima cinta atau memilih untuk menepiskan perasaan. Akan kisah persahabatan berlanjut dengan perasaan cinta ? Akankah ada kesakitan diri
Sampai Nanti
627      394     1     
Short Story
Ada dua alasan insan dipertemukan, membersamai atau hanya memberikan materi
NYUNGSEP
5697      2021     6     
Romance
Sejatinya cinta adalah ketulusan. Jika ketika hati telah 'nyungsep', terjatuh pada seseorang, apa yang boleh buat? Hanya bisa dengan tulus menjalaninya, ikhlas. Membiarkan perasaan itu di hati walaupun amat menyakitkan. Tak perlu jauh mengelak, tak perlu ditikam dengan keras, percuma, karena cinta sejati tidak akan pernah padam, tak akan pernah hilang.