Loading...
Logo TinLit
Read Story - Asmaraloka Jawadwipa (Sudah Terbit / Open PO)
MENU
About Us  

Hanya sejumput insan yang mengetahui benang merah. Lihat saja orang yang pacaran bertahun-tahun tapi pada akhirnya duduk di pelaminan bersama orang lain. Jangan pernah berlebihan dalam mengharap jika tak mau nestapa, karena jodoh itu tak hanya satu, aku membuktikannya.

Pengkhianatan Arya sempat membuatku trauma untuk menjalani hubungan lagi. Namun, melihat teman sebaya yang sudah menjalani resepsi pernikahan membuatku dongkol. Aku tak mau diberondong pertanyaan bodoh tentang kapan menikah. Usiaku sebentar lagi dua puluh dua, terhitung tua untuk ukuran perawan desa.

Kedatangan Pranaja bersama orang tuanya dengan maksud melamar membuatku bimbang. Aku malas menjalani suatu hubungan jika lelaki itu ujung-ujungnya berlaku bejat. Aku tak mau peristiwa lama terulang kembali bersama lelaki yang berbeda. Lagi pula, aku tak memiliki rasa pada lelaki bermata sipit itu. Aku tak percaya lagi pada kata “cinta”.

“Aku tahu trauma yang kaumiliki. Maka dari itu, aku tak ingin kau bersama orang yang salah lagi. Aku bisa belajar dari kesalahan Arya dengan tidak mencontohnya.” Pranaja menghampiriku yang tengah memikirkan jawaban ya atau tidak di belakang rumah. “Kalau kau tidak mencintaiku, bukan masalah. Jodoh tidak melulu dilandaskan cinta, tetapi kecocokan.”

Aku menatap matanya, mendapat sorot penuh keseriusan darinya. Aku tak tahu apa kecocokan yang dimaksudnya selain weton. Sifat kami bertolak belakang sehingga aku kerap kesal padanya.

“Aku takkan mengatakan kata “cinta” yang menurutku konyol. Yang pasti, aku merasa cocok dan ingin menjalani hidup denganmu.”

Tak mau menyia-nyiakan kesungguhan itu, aku mengangguk dan berbisik pada Ayah untuk mewakiliku menjawab “iya” pada orang tua Pranaja.

🌼

"Jadi, kalau waktu itu Papa gak meyakinkan Mama, belum tentu Papa sama Mama menikah, ya?" tanya seorang gadis kecil dengan rambut ikal sebahu, tak lain adalah putriku.

"Kamu baca diary Papa ya?" tanya suamiku gelagapan. Sudah bisa ditebak siapa dia, bukan?

"Gemboknya lepas sih," sahut putri kecilku sembari menunjukkan buku berwarna merah muda dengan gembok terbuka. Aku tidak bisa lagi menahan tawa.

Pranaja merenggut buku itu dari tangan putri kami, kemudian menyembunyikannya di belakang tubuh sambil menghindar dari tatapan jenakaku.

Itulah Pranaja dengan tingkah ajaibnya. Kadang aku merenung, kok bisa aku memaklumi keabsurdannya yang kekanakan itu. Padahal ketika melamarku, pengutaraan tentang pikirannya yang begitu dewasa telah membuatku terkesima.

"Papa kenapa sih suka ribut? Lihatlah Mama yang selalu kalem. Sepertinya gender kalian tertukar," ucap putri kecilku yang masih berusia empat tahun.

Citrakara Jasrin Reswara namanya. Putriku yang dewasa pikirannya apalagi ia suka membaca buku harian penuh aib milik ayahnya. Aku tidak terkejut mendengar setiap kalimat yang dilontarkannya. Namun, lain dengan Pranaja Reswara.

"Demi apa kamu bilang seperti itu?! Kamu tahu kata gender dari mana? Na, lihat anak kita sudah setua itu!"

Kini, kami tinggal di Yogyakarta. Pranaja bekerja sebagai petani hutan dan sekarang sedang cuti sementara aku di rumah mengurus Jasrin. Kalau ia sudah sekolah, aku akan kembali bekerja di cabang butik milik budeku.

Rumah yang kami tinggali sederhana, bergaya joglo dengan halaman penuh tanaman hias. Di ruang tamu, terpajang kain batik motif bunga dan sulur-suluran di bagian tepinya khas Majapahit yang disebut wdihan ganjar patra sisi, serta terpampang lukisan Nayaviva yang dilukis oleh Arya Buntara. Lukisan itu dibawa Pranaja sejak kami kembali ke masa depan karena waktu itu aku ketakutan melewati hutan gelap sehingga tak begitu menghiraukan keberadaan lukisan itu. Arsitek yang membangun rumah ini adalah Mas Dika yang sampai sekarang belum beristri padahal usianya sudah kepala tiga.

Setelah menikah lima tahun silam, Pranaja lekas memperkerjakan Mas Dika dan beberapa tukang untuk membuat rumah setelah mendapat lahan. Ia menghendaki punya rumah sendiri untuk kami tinggali supaya lebih leluasa menjalani kehidupan berumah tangga. Ia paham keceriwisan ibunya yang bisa membuatku tak betah. Ia tahu bahwa istrinya lebih bahagia jika tak tinggal serumah dengan mertua. Meski tak percaya lagi dengan cinta, aku menyayangi Pranaja yang begitu memahamiku.

Jasrin terlelap, menyisakanku dengan Pranaja dalam keheningan. Kami duduk di bangku teras sembari mengenang masa-masa di mana kami hidup dalam zaman ratusan tahun silam. Kami mengutarakan ketakjuban terhadap diri kami sendiri yang mampu beradaptasi.

"Kautahu kejadian sebelum kita bertemu? Waktu itu aku ditanyai oleh orang bertombak yang menatap heran pakaianku. Karena aku ketakutan dan tak tahu bahasanya, aku lari tunggang-langgang kemudian menubruk babi hutan yang sedang minum di kali," kata Pranaja.

"Oh jadi itu sebabnya kau dikejar babi hutan lalu bertemu denganku ... "

"Omong-omong gimana kabar si Buntel itu ya?"

"Aku pernah dapat mimpi, dia bertapa di gua. Entah untuk apa, toh bukan urusan kita lagi." Aku mengangkat bahu tak acuh.

"Bagaimana kalau dia berusaha menarikmu ke sana?"

"Tidak mungkin, aku telah mempunyai perisai." Kutunjukkan kalung emas dengan bandul kembang wijayakusuma pemberian Kakung, bentuknya sama persis dengan anting milik Roro Sukmo.

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Aku baik-baik saja ¿?
5123      2021     2     
Inspirational
Kayla dituntut keadaan untuk menjadi wanita tangguh tanpa harus mengeluh, kisah rumit dimulai sejak ia datang ke pesantren untuk menjadi santri, usianya yang belum genap 17 tahun membuat anak perempuan pertama ini merasa banyak amanah yang dipikul. kabar tentang keluarganya yang mulai berantakan membuat Kayla semakin yakin bahwa dunianya sedang tidak baik-baik saja, ditambah dengan kisah persaha...
Adiksi
9996      3334     2     
Inspirational
Tolong ... Siapa pun, tolong aku ... nafsu ini terlalu besar, tangan ini terlalu gatal untuk mencari, dan mata ini tidak bisa menutup karena ingin melihat. Jika saja aku tidak pernah masuk ke dalam perangkap setan ini, mungkin hidupku akan jauh lebih bahagia. Aku menyesal ... Aku menyesal ... Izinkan aku untuk sembuh. Niatku besar, tetapi mengapa ... mengapa nafsu ini juga sama besarnya!...
Of Girls and Glory
5666      2639     1     
Inspirational
Pada tahun keempatnya di Aqiela Ru'ya, untuk pertama kalinya, Annika harus berbeda kamar dengan Kiara, sahabatnya. Awalnya Annika masih percaya bahwa persahabatan mereka akan tetap utuh seperti biasanya. Namun, Kiara sungguh berubah! Mulai dari lebih banyak bermain dengan klub eksklusif sekolah hingga janji-janji yang tidak ditepati. Annika diam-diam menyusun sebuah rencana untuk mempertahank...
DAMAGE
4605      1885     2     
Fan Fiction
Kisah mereka berawal dari rasa penasaran Selgi akan tatapan sendu Sean. Ketidakpuasan takdir terhadap pertemuan singkat itu membuat keduanya terlibat dalam rangkaian cerita selanjutnya. Segalanya pun berjalan secara natural seiring kedekatan yang kian erat. Sean, sang aktor terkenal berperan sangat baik untuk bisa menunjukkan kehidupannya yang tanpa celah. Namun, siapa sangka, di balik ...
Kanvas Putih
189      167     1     
Humor
Namaku adalah Hasywa Engkak, yang berarti pengisi kehampaan dan burung hitam kecil. Nama yang memang sangat cocok untuk kehidupanku, hampa dan kecil. Kehidupanku sangat hampa, kosong seperti tidak ada isinya. Meskipun masa depanku terlihat sangat tertata, aku tidak merasakannya. Aku tidak bahagia. Wajahku tersenyum, tetapi hatiku tidak. Aku hidup dalam kebohongan. Berbohong untuk bertahan...
SEMPENA
6249      2261     2     
Fantasy
Menceritakan tentang seorang anak bernama Sempena yang harus meraih harapan dengan sihir-sihir serta keajaiban. Pada akhir cerita kalian akan dikejutkan atas semua perjalanan Sempena ini
My Soulmate Coco & Koko
8170      2706     0     
Romance
Menceritakan Isma seorang cewek SMA yang suka dengan hewan lucu yaitu kucing, Di hidupnya, dia benci jika bertemu dengan orang yang bermasalah dengan kucing, hingga suatu saat dia bertemu dengan anak baru di kelasnya yg bernama Koko, seorang cowok yang anti banget sama hewan yang namanya kucing. Akan tetapi mereka diharuskan menjadi satu kelompok saat wali kelas menunjuk mereka untuk menjadi satu...
Teman Berakhir (Pacar) Musuhan
1058      690     0     
Romance
Bencana! Ini benar-benar bencana sebagaimana invasi alien ke bumi. Selvi, ya Selvi, sepupu Meka yang centil dan sok imut itu akan tinggal di rumahnya? OH NO! Nyebelin banget sih! Mendengar berita itu Albi sobat kecil Meka malah senyum-senyum senang. Kacau nih! Pokoknya Selvi tidak boleh tinggal lama di rumahnya. Berbagai upaya buat mengusir Selvi pun dilakukan. Kira-kira sukses nggak ya, usa...
Kembali Bersama Rintik
4867      2313     5     
Romance
Mendung tidak selamanya membawa duka, mendung ini tidak hanya membawa rintik hujan yang menyejukkan, namun juga kebahagiaan dan kisah yang mengejutkan. Seperti yang terjadi pada Yara Alenka, gadis SMA biasa dengan segala kekurangan dalam dirinya yang telah dipertemukan dengan seseorang yang akan mengisi hari-harinya. Al, pemuda misterius yang berhati dingin dengan segala kesempurnaan yang ada, ya...
Premium
Antara Aku Pelangi & Hujan
18322      2692     0     
Romance
Zayn bertemu dengan seorang gadis yang sedang menangis di tengah derasnya hujan dan tanpa sadar Zayn tertarik dengan gadis tersebut Ternyata gadis tersebut membawa Zayn pada sebuah rahasia masa lalu yang di lupakan Zayn Membawanya pada sesuatu yang tidak terduga