Loading...
Logo TinLit
Read Story - Mendung (Eccedentesiast)
MENU
About Us  

Kinara mengerjapkan matanya, saat ini dia berada di sebuah bukit kecil, hijau dan asri. Padang rumput meluas sejauh mata memandang. Di atas sana gumpalan putih nampak indah berseri, langit biru, mentari bersinar teduh.

Di hadapannya Kinara melihat seoang gadis kecil tengah duduk di sebuah ayunan kayu yang bergerak lambat. Gadis kecil itu memakai gaun putih, rambut hitam nya terurai lembut menutupi sebagian wajahnya yang putih berseri. Angin membelai lembut wajah dan tengkuknya, di sebelahnya berdiri seorang wanita muda, wajahnya putih, rambutnya panjang bergelombang. Wajahnya terlihat samar, hampir seperti bayang-bayang. Gaun merah muda yang dikenakan wanita itu melayang-layang diterbangkan angin, Dia tersenyum sembari mendorong ayunan putri kecilnya. Mereka tertawa, nampak seperti keluarga yang amat bahagia.

Dari arah barat Kinara melihat seorang lelaki berjalan menghampiri mereka. Sepertinya itu suami wanita tadi. Wajahnya sama seperti wanita itu, tidak terlihat jelas. Di tangannya terdapat setangkai bunga krisan, laki-laki itu mendekat menyelipkan bunga putih itu di telinga istri dan putri kecilnya.

"Embun peri kecil Ayah," bisiknya setelah mencium puncak kepala gadis kecil itu.

Bulir-bulir kristal mengalir dari sudut mata Kinara, ia ingin mendekat bergabung dengan keluarga bahagia itu.

"Embun." Kinara terlempar dari mimpi menuju alam sadar. Gadis itu menyipitkan mata menyambut sinar mentari yang masuk ke celah-celah kamarnya.

"Embun, siapa kamu?" Batin Kinara. Akhir-akhir ini dia sering bermimpi tentang gadis kecil yang tidak dikenalnya itu. Sejujurnya Kinara telah terbiasa dengan keping mimpi buruk yang terus menganggu di setiap tidurnya, menyisakan potongan teka-teki yang mengusik pikirannya.

Kinara bangkit dari tempat tidur menuju kamar mandi, hari ini dia harus berangkat ke Kampus lebih awal. Ada banyak hal yang perlu dia persiapan untuk menyambut malam inagurasi yang akan diadakan nanti malam. Jika ada yang bertanya apakah ia terpilih, tentu saja jawabannya iya. Vero sudah meremehkannya, untuk itu Kinara tidak mau membiarkan Vero menang dan mengejeknya. Cowok itu tidak pantas merendahkan bakat menyanyinya.

****

Hari ini juga dimanfaatkan Kinara untuk berlatih membaca puisi dibantu Vero sebagai pembimbingnya. Kinar tidak satu kelompok dengan Anna, teman satu kelompoknya terdiri dari tiga cewek yang lebih mencintai bedak dan lipstik dibanding dirinya sendiri, sandra, Vina dan Tari. Kemal, cowok lemah gemulai dan dua orang cewek penghuni perpustakaan yang kacamata nya setebal jari kelingking. Satu kelompok terdiri dari tujuh orang, diantara teman sekelompoknya hanya Kinar yang bisa diandalkan. Waktu Kinara protes, Vero membantah tegas bahwa tidak ada yang berani tampil selain dirinya. Menyebalkan memang, Vero sepertinya sengaja menempatkan Kinar di dalam kelompok yang kurang beruntung ini.

"Ayo dimulai lagi," interupsi Vero memecah lamunan Kinar.

"Aku, kalau sampai waktuku-"

"Stop!! Lo bisa serius dikit gak sih? Lo itu baca puisi bukan baca koran!" Bentak Vero.

Kinara meremas jemarinya menahan geram, sudah lebih dari lima kali Vero memintanya mengulang bagian itu.

"Gue bilang apa, gue gak bisa baca puisi!" Ketus Kinar tak terima dibentak Vero.

"Terus? Lo mau Kemal yang gantiin?" Lanjut Vero. Tentu saja Kinara tidak mau, bisa-bisa hancur nama baik kelompoknya.

"Hello Kinara, lo bisa gak sih serius dikit? Gue udah panas dari tadi nungguin Lo yang cuma ngulang-ngulang kalimat itu. Lo itu tau nya apa sih?" gerutu Kemal gemas, mereka sudah latihan hampir setengah jam tapi masih tidak ada perkembangan.

"Lo itu jadi cowok nyinyir banget sih!" Kinara mendengus sebal.

"Kalo gak mau di nyinyirin tampil yang bagus dong."

"Lo bener-bener ya-"

"Kinara please, lo gak kasian liat temen-temen Lo yang udah kepanasan dari tadi? Lo juga gak mau lama-lama di sini kan? Ayo dong Kinara please."

Demi mendengar ucapan Vero yang teramat lembut, Kinar tertegun mengunci sorot tajam pemuda itu dalam irisnya yang sebening embun. Vero benar, dirinya juga sudah lelah berdiri di bawah terik mentari sambil menahan diri untuk tidak mencabik-cabik mulut nyinyir kemal. Kinara memejamkan mata, menarik napas dalam dia harus menyelesaikan waktu latihan secepat mungkin karena setelah ini dia juga harus berlatih menyanyi dengan pengisi acara yang lain.

Aku.. Kalau sampai waktuku 'Ku mau tak seorang 'kan merayu
Tidak juga kau

Kinara barusaja menyelesaikan bait pertamanya, sejauh ini tidak ada protes dan koreksi. Vero hanya mengangguk-angguk, entah karena benar atau dia sudah lelah mengomentari Kinar. Lebih baik begitu, maka Kinar tidak harus mendengar nyinyiran Vero dan temannya yang lain. Terutama kemal, menyebut namanya saja sudah membuat Kinar geram.

Hingga hilang pedih peri
Dan aku akan lebih tidak perduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi

"Cukup! Kalian boleh istirahat."

Seketika helaan napas terdengar serentak dari para adik tingkatnya, mereka mulai membubarkan diri satu persatu begitu juga dengan Kinar dan Vero. Keduanya enggan berbicara lagi, memilih pergi dengan hening.

How do you feel about this chapter?

0 0 1 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
The Alpha
2512      1208     0     
Romance
Winda hanya anak baru kelas dua belas biasa yang tidak menarik perhatian. Satu-satunya alasan mengapa semua orang bisa mengenalinya karena Reza--teman masa kecil dan juga tetangganya yang ternyata jadi cowok populer di sekolah. Meski begitu, Winda tidak pernah ambil pusing dengan status Reza di sekolah. Tapi pada akhirnya masalah demi masalah menghampiri Winda. Ia tidak menyangka harus terjebak d...
To the Bone
246      224     1     
Romance
Di tepi pantai resort Jawel palace Christian mengenakan kemeja putih yang tak di kancing dan celana pendek seperti yang iya kenakan setiap harinya “Aku minta maaf tak dapat lagi membawa mu ke tempat- tempat indah yang ka sukai Sekarang kamu kesepian, dan aku benci itu Sekarang kamu bisa berlari menuju tempat indah itu tanpa aku Atau kamu bisa mencari seseorang pengganti ku. Walaupun tida...
1'
5971      2187     5     
Romance
Apa yang kamu tahu tentang jatuh cinta? Setiap kali ada kesempatan, kau akan diam-diam melihatnya. Tertawa cekikikan melihat tingkah konyolnya. Atau bahkan, kau diam-diam mempersiapkan kata-kata indah untuk diungkapkan. Walau, aku yakin kalian pasti malu untuk mengakui. Iya, itu jarak yang dekat. Bisa kau bayangkan, jarak jauh berpuluh-puluh mil dan kau hanya satu kali bertemu. Satu kese...
Adiksi
9853      3259     2     
Inspirational
Tolong ... Siapa pun, tolong aku ... nafsu ini terlalu besar, tangan ini terlalu gatal untuk mencari, dan mata ini tidak bisa menutup karena ingin melihat. Jika saja aku tidak pernah masuk ke dalam perangkap setan ini, mungkin hidupku akan jauh lebih bahagia. Aku menyesal ... Aku menyesal ... Izinkan aku untuk sembuh. Niatku besar, tetapi mengapa ... mengapa nafsu ini juga sama besarnya!...
The Maiden from Doomsday
11407      2840     600     
Fantasy
Hal yang seorang buruh kasar mendapati pesawat kertas yang terus mengikutinya. Setiap kali ia mengambil pesawat kertas itu isinya selalu sama. Sebuah tulisan entah dari siapa yang berisi kata-kata rindu padanya. Ia yakin itu hanya keisengan orang. Sampai ia menemukan tulisan tetangganya yang persis dengan yang ada di surat. Tetangganya, Milly, malah menyalahkan dirinya yang mengirimi surat cin...
ALMOND
1588      985     1     
Fan Fiction
"Kamu tahu kenapa aku suka almond?" Anara Azalea menikmati potongan kacang almond ditangannya. "Almond itu bagian penting dalam tubuh kita. Bukan kacang almondnya, tapi bagian di otak kita yang berbentuk mirip almond." lanjut Nara. "itu amygdala, Ra." Ucap Cio. "Aku lebih suka panggilnya Almond." Nara tersenyum. "Biar aku bisa inget kalau Almond adalah rasa yang paling aku suka di dunia." Nara ...
Miracle of Marble Box
4178      2037     2     
Fantasy
Sebuah kotak ajaib yang berkilau ditemukan di antara rerumputan dan semak-semak. Alsa, Indira dan Ovi harus menyelesaikan misi yang muncul dari kotak tersebut jika mereka ingin salah satu temannya kembali. Mereka harus mengalahkan ego masing-masing dan menggunakan keahlian yang dimiliki untuk mencari jawaban dari petunjuk yang diberikan oleh kotak ajaib. Setiap tantangan membawa mereka ke nega...
KELANA [Kenzie - Elea - Naresh]
6869      2521     0     
Fan Fiction
Kenzie, Elea, Naresh, tiga sahabat yang ditakdirkan menjadi seorang bintang. Elea begitu mengagumi Naresh secara diam-diam, hingga dia amat sangat peduli terhadap Naresh. Naresh yang belakangan ini sering masuk lambe turah karena dicap sebagai playboy. Bukan tanpa sebab Naresh begitu, laki-laki itu memiliki alasan dibalik kelakuannya. Dibantu dengan Kenzie, Elea berusaha sekuat tenaga menyadarka...
Dandelion
9359      3055     0     
Romance
Kuat, Cantik dan Penuh Makna. Tumbuh liar dan bebas. Meskipun sederhana, ia selalu setia di antara ilalang. Seorang pemuda yang kabur dari rumah dan memilih untuk belajar hidup mandiri. Taehyung bertemu dengan Haewon, seorang gadis galak yang menyimpan banyak masalah hidup.
Acropolis Athens
6510      2580     5     
Romance
Adelar Devano Harchie Kepribadian berubah setelah Ia mengetahui alasan mendiang Ibunya meninggal. Menjadi Prefeksionis untuk mengendalikan traumanya. Disisi lain, Aram Mahasiswi pindahan dari Melbourne yang lamban laun terkoneksi dengan Adelar. Banyak alasan untuk tidak bersama Aram, namun Adelar terus mencoba hingga keduanya dihadapkan dengan kenyataan yang ada.