Loading...
Logo TinLit
Read Story - The Hospital Lokapala (Sudah Terbit / Open PO)
MENU
About Us  

Tubuh Alana seperti kaku, tak bisa bergerak. Bola matanya terbelalak, tak sanggup untuk melihat sosok yang begitu mengerikan. Bau menyengat, bahkan lebih menyengat dari mayat yang sudah membusuk.

 

Sosok itu tak memiliki wajah utuh, keseluruhan wajahnya sudah hancur tak terbentuk sedikitpun. Napas Alana tersenggal, ingin rasanya ia lari sekencang mungkin, tapi keinginannya tampak nihil. Semua tak bisa ia lakukan, karena tubuhnya seperti terhiptonis tak bisa bergerak.

 

“Aaak ... ak ...,” suara Alana tergagap, ia ingin melontarkan sebuah kalimat.

 

Namun sosok itu semakin mendekat ... mendekat ... kini sosok wajah hancur itu berada hanya dua centimeter dari wajah Alana.

 

Tentu saja manik mata Alana melotot ia pun melihat kejadian kisah masa lalu.

 

Terlihat ada dua anak manusia yang sedang memakaikan cincin, sepertinya mereka ingin mengucap janji setia.

 

“Clara Sayang, aku akan selalu berjanji akan tetap berada di sampingmu bagaimanapun orang tuaku melarang kita berdua. Aku ingin kita bersama,” ucap seorang pria yang kini memeluk hangat wanita yang diyakini adalah tunangannya.

 

Tapi entah mengapa, wajah wanita itu lebam dipelipisnya tampak luka gores. Ia kini menangis dengan sendu. “Sayang, tapi aku rasa hubungan kita adalah hubungan terlarang. Aku mungkin tidak akan melanjutkan hubungan kita ini.”

 

Pelukan hangat itu dilepas, dan kini wanita yang bernama Clara bangkit dan meninggalkan sang kekasih begitu saja.

 

Kendatipun sang kekasih berteriak kencang, dan tak mau Clara meninggalkannya begitu saja, wanita itu bersikeras ingin mengusaikan cerita cinta yang telah ia bangun sudah lama.

 

Di saat itu pula, Alana yang tak memakai kursi roda dengan kondisi beda, membuatnya sangat bingung. Ia melihat sekitar, dan tanpa bertanya kaki wanita ini bergerak dan mengejar Clara yang sudah jauh dari tempat tersebut.

 

Namun, celetuknya dalam hati, ‘Sepertinya wanita itu aku pernah lihat, tapi di mana ya?’

 

Sampailah di sebuah permukiman padat, dengan gang yang sempit. Clara menuju ke dalam, dan diikuti oleh Alana.

 

Ternyata Clara tinggal di daerah yang begitu padat, dengan rata-rata bangunan rumah sedikit kumuh. Ia masuk dan Alana tak hilang ide ia merampingkan tubuhnya agar  bisa masuk begitu saja ke dalam rumah.

 

Begitu sederhana, peralatan rumah tangga wanita ini benar-benar apa adanya. Alana tersadar jika ia hanyalah bayangan, buktinya saja Clara tak melihatnya meski wanita itu ada di depannya.

 

Beberapa kali ia melambaikan tangan di depan mata Clara, tapi wanita malang itu tak mempedulikan apa yang ada di depannya.

 

Sampai Alana menelisik wajah wanita yang mungkin memiliki tekanan dalam hidupnya ini. Ia tersadar bila. “Dia seperti gadis malang yang pernah aku temui di perumahan elite, yah aku bertemu dia di dalam mimpi.”

 

Tidak salah lagi, Clara adalah gadis yang memohon sambil bersimpuh kepada kedua orang setengah baya. Memohon agar diizinkan untuk bisa bersama putra mereka.

 

Alana menduga, jika luka goresan dan lebam yang terhias di wajah gadis ini adalah ulah kedua orang tua tak berperasaan itu. Tapi pertanyaan besarnya, kenapa Clara ingin pisah? Padahal ia sudah merendahkan harga diri serta meminta izin kepada orang yang tak memiliki hati sama sekali. Putra mereka juga terlihat sangat mencintai gadis itu.

 

Apa yang menyebabkan Clara menyelesaikan hubungan tanpa alasan dan sebab pasti, bukankah ini yang menjadi tujuannya memohon izin?

 

Sepertinya Clara hidup sebatang kara. Alana menoleh dan memperhatikan rumah wanita tersebut, sama sekali tak ada siapa.

 

Kini Alana sedang duduk tepat berada di depan Clara yang sedang menangis kencang. Gadis itu sejak tadi tak henti-hentinya menangis, sampai Alana pun meneteskan air mata.

 

Meskipun Alana tak tahu pasti masalah yang dirasakan oleh Clara, tapi wanita itu tahu begitu peliknya perjalanan kehidupan seseorang yang ada di depannya.

 

“Maafkan aku, David. Aku sangat mencintaimu, tapi cintaku membuat kita malah mendapatkan masalah besar. Aku terpaksa meninggalkanmu, memutuskan secara sepihak. Jika aku tidak melakukannya, kamu mungkin tidak akan melihat ku lagi di dunia ini. Ancaman orang tuamu sangat mengerikan, David. Dan keputusan ini aku ambil bukan karena egois, aku hanya ingin bisa hidup dan melihatmu bahagia, meski aku tak bisa bersamamu sampai kapan pun,” rintih Clara sembari memandangi foto mereka berdua di smartphone.

 

Sontak hati Alana benar-benar sakit, ia spontan menekan dadanya yang terasa sesak. Sungguh malang yang sedang Clara alami. Wanita itu harus meninggalkan pria yang sangat ia cintai, demi kebaikan mereka berdua.

 

Beberapa jam berlalu, Clara terdiam dan dia berlari dengan bergesa-gesa. Alana pikir wanita tersebut merasa lapar, tapi ...

 

Clara mengambil pisau dan ia ...

 

AAAAAA!

 

“Tolong jangan lakukan itu!” teriak Alana begitu keras, sampai gelas yang ada di dekatnya jatuh berkeping-keping.

 

Sontak perlakukan Clara yang ingin menggores pergelangan tangan tepat di nadinya terhenti. Ia tak jadi melakukan itu.

 

Alana semalam suntuk menunggu Clara yang terlihat diam sembari menatap langit. Pandangan Clara sangat kosong, ia tampak tak memiliki selera hidup sedikitpun.

 

Sampai saatnya ia menerima pesan dari David.

 

Clara kenapa kamu memutuskan hubungan sepihak? Apa kamu tidak percaya kepadaku, mengenai aku bisa meluluhkan Mama demi kebersamaan kita? Jujur aku tidak tahu harus berbuat apa, dan aku juga sayang dengan Mama. Mama sedang sakit parah saat ini, dan ia ingin aku segera menikah dengan wanita yang ia pilih. Meski kita tidak bisa bersama, apakah kamu bersedia datang kepernikahanku pekan depan? Aku harap kamu bisa datang, dan maaf aku tahu kamu pasti hancur mendapatkan pesan seperti ini secara tiba-tiba, tapi karena keputusanmu yang memutuskan hubungan. Jadi aku pikir kamu tidak bisa melanjutkan hubungan bersamaku lagi.

Aku sangat mencintaimu, Clara. Semoga kamu bisa bersama dengan pria baik, lebih baik dari pada diriku.

 

Alana yang membaca pesan di smartphone gadis itu pun sangat sesak. Tak kalah sesak dengan perasaan Clara yang sangat hancur.

 

Belum saja masalahnya terselesaikan, tapi ia mendapatkan kabar yang membuat dia tak ada harapan lagi untuk bertahan hidup. Dalam situasi genting dan berat ini, Alana sangat paham dengan situasi tersebut.

 

Karena ia pernah mengalami hal ini sebelumnya, sangat menyakitkan dan tidak tahu jalan keluar selain mengakhiri hidup serta hilang dari dunia ini.

 

Walaupun Alana tak bisa menyentuh dasar tubuh Clara, wanita ini berusaha memeluk agar menghangatkannya. Ia ingin wanita itu tak melakukan hal bodoh seperti apa yang pernah ia lakukan sebelumnya.

 

Ketika dunia sangat kejam dan kita menganggap semua itu tak adil, kehancuran melanda membuat emosi tak dapat dikendalikan lagi. Solusi akhir yang kita pikirkan hanya mengakhiri hidup dengan berpikir masalah akan selesai setelahnya.

 

Benar saja, Clara mengamuk. Semua isi rumahnya dipecahkan. Ia berteriak seperti manusia yang haus akan keadilan, situasi yang begitu menyakitkan membuatnya benar-benar hancur.

 

Alana berusaha untuk menenangkan Clara, tapi gadis itu tak bisa berbuat apa-apa. Ia hanya bayangan yang tidak bisa dilihat, dan suaranya tak bisa di dengar oleh indera.

 

Pisau tajam yang ingin menggores nadi dipergelangan tangan bagian kirinya tadi, kini telah menggores dengan nyata. Darah mengalir begitu deras, membasahi lantai berwarna putih.

 

Sangat pusing di rasakan Clara, dan ia pun terjatuh tak sadarkan diri. Alana yang melihat kejadian itu hanya bisa menangis.

 

Beberapa kali ia keluar rumah dan meminta bantuan kepada orang-orang yang berlalu lalang.

 

“Bu, mohon bantu teman saya, ia sedang kritis.”

 

“Pak, tolonglah teman saya. Tolong bawa dia ke rumah sakit karena ia sedang kritis.”

 

“Bu, saya mohon ...,”

 

Tangisan bergulir tak henti-hentinya, ia hanya bisa menangis dan berusaha meminta bertolongan kepada manusia. Kendatipun ia tahu suaranya tak bisa didengar, karena saat ini ia hanyalah replika yang bisa melihat kejadian lampau.

 

Bagaimanakah nasib Clara? Apakah Alana bisa membantu wanita yang dianggap temannya itu?

 

Bersambung.

How do you feel about this chapter?

0 0 0 0 0 0
Submit A Comment
Comments (0)

    No comment.

Similar Tags
Coneflower
5763      2424     4     
True Story
Coneflower (echinacea) atau bunga kerucut dikaitkan dengan kesehatan, kekuatan, dan penyembuhan. Oleh karenanya, coneflower bermakna agar lekas sembuh. Kemudian dapat mencerahkan hari seseorang saat sembuh. Saat diberikan sebagai hadiah, coneflower akan berkata, "Aku harap kamu merasa lebih baik." — — — Violin, gadis anti-sosial yang baru saja masuk di lingkungan SMA. Dia ber...
Hei, Mr. Cold!
574      447     0     
Romance
"Kau harus menikah denganku karena aku sudah menidurimu!" Dalam semalam dunia Karra berubah! Wanita yang terkenal di dunia bisnis karena kesuksesannya itu tak percaya dengan apa yang dilakukannya dalam semalam. Alexanderrusli Dulton, pimpinan mafia yang terkenal dengan bisnis gelap dan juga beberapa perusahaan ternama itu jelas-jelas menjebaknya! Lelaki yang semalam menerima penolakan ata...
Premium
GUGUR
16600      2668     9     
Romance
Ketika harapan, keinginan, dan penantian yang harus terpaksa gugur karena takdir semesta. Dipertemukan oleh Kamal adalah suatu hal yang Eira syukuri, lantaran ia tak pernah mendapat peran ayah di kehidupannya. Eira dan Kamal jatuh dua kali; cinta, dan suatu kebenaran yang menentang takdir mereka untuk bersatu. 2023 © Hawa Eve
Dinikahi Guru Ngaji
1190      830     1     
Romance
Hobby balapan liar selama ini ternyata membuat Amara dipindahan ke Jakarta oleh Kedua orang tuanya, Rafka begitu kahwatir akan pergaulan bebas yang selama ini terjadi pada anak muda seperti putrinya. Namun, saat di Jakarta ternyata Amara semakin tidak terkendali, Rendra akhirnya akan menjodohkan cucunya dengan seorang duda anak satu. Shaka adalah guru Ngaji di TPA tidak jauh dari rumah ...
Putaran Waktu
1253      795     6     
Horror
Saga adalah ketua panitia "MAKRAB", sedangkan Uniq merupakan mahasiswa baru di Universitas Ganesha. Saat jam menunjuk angka 23.59 malam, secara tiba-tiba keduanya melintasi ruang dan waktu ke tahun 2023. Peristiwa ini terjadi saat mereka mengadakan acara makrab di sebuah penginapan. Tempat itu bernama "Rumah Putih" yang ternyata sebuah rumah untuk anak-anak "spesial". Keanehan terjadi saat Saga b...
SOSOK
194      174     1     
Horror
Dunia ini memang luas begitu pula seisinya. Kita hidup saat sendiri namun bersama sosok lain yang tak terlihat. SOSOK adalah sebuah cerita yang akan menunjukkan sisi lain dunia ini. Sebuah sisi yang tak terduga dan tak pernah dipikirkan oleh orang-orang
Ayugesa: Kekuatan Perempuan Bukan Hanya Kecantikannya
8412      2810     204     
Romance
Nama adalah doa Terkadang ia meminta pembelajaran seumur hidup untuk mengabulkannya Seperti yang dialami Ayugesa Ada dua fase besar dalam kehidupannya menjadi Ayu dan menjadi Gesa Saat ia ingin dipanggil dengan nama Gesa untuk menonjolkan ketangguhannya justru hariharinya lebih banyak dipengaruhi oleh keayuannya Ketika mulai menapaki jalan sebagai Ayu Ayugesa justru terus ditempa untuk membu...
Premium
Cinta si Kembar Ganteng
13328      1763     0     
Romance
Teuku Rafky Kurniawan belum ingin menikah di usia 27 tahun. Ika Rizkya Keumala memaksa segera melamarnya karena teman-teman sudah menikah. Keumala pun punya sebuah nazar bersama teman-temannya untuk menikah di usia 27 tahun. Nazar itu terucap begitu saja saat awal masuk kuliah di Fakultas Ekonomi. Rafky belum terpikirkan menikah karena sedang mengejar karir sebagai pengusaha sukses, dan sudah men...
EFEMERAL
163      148     0     
Romance
kita semua berada di atas bentala yang sama. Mengisahkan tentang askara amertha dengan segala kehidupan nya yang cukup rumit, namun dia di pertemukan oleh lelaki bajingan dengan nama aksara nabastala yang membuat nya tergila gila setengah mati, padahal sebelumnya tertarik untuk melirik pun enggan. Namun semua nya menjadi semakin rumit saat terbongkar nya penyebab kematian Kakak kedua nya yang j...
SURGA DALAM SEBOTOL VODKA
12083      3614     6     
Romance
Dari jaman dulu hingga sekarang, posisi sebagai anak masih kerap kali terjepit. Di satu sisi, anak harus mengikuti kemauan orang tua jikalau tak mau dianggap durhaka. Di sisi lain, anak juga memiliki keinginannya sendiri sesuai dengan tingkat perkembangan usianya. Lalu bagaimanakah jika keinginan anak dan orang tua saling bertentangan? Terlahir di tengah keluarga yang kaya raya tak membuat Rev...